TUTUP
TUTUP
WAWANCARA
ANALISIS
Melacak Uang Narkoba Harus Kreatif
Banyak modus yang dilakukan dalam pencucian uang narkoba.

Apakah PPATK pernah menemukan atau mendeteksi uang transaksi narkoba itu ke pejabat atau backing-backing aparat di Tanah Air?

Saya belum mendapatkan analisa yang sangat terang benderang yang menjurus ke pejabat, mungkin pertanyaan ini bisa ditanyakan ke BNN atau Bareskrim yang mungkin mereka ketahui. Karena memang mereka kan sangat berhati-hati sekali dalam mengatur arus keuangan mereka, kalau uang  mereka bisa saja tidak diberikan melalui transaksi perbankan, bisa melalui dengan cara cash.

Jadi kita belum melihat dengan terang benderang seseorang menerima uang yang memang dia sebagai pelaku tapi dia sebagai backup-nya. Saya belum pernah mendapat laporan secara teknis detail tentang itu, kalau ada laporan itu tentu kita akan segera tindak lanjuti.

Sejauh ini,  kendala apa saja yang dihadapi PPATK dalam menelusuri aliran dana TPPU narkoba?

Kendalanya itu, biasanya para pelaku melakukan transaksi itu tidak menggunakan nama dia sendiri, tapi menggunakan nama orang lain (layering). Kemudian, biasanya para pelaku menggunakan transaksi tunai. Dan ketiga, itu transaksi uang tunai lintas batas (Cross Border Cash Carier – CBCC), nah itu yang menjadi tantangan buat kita. Disamping itu tadi ya, misalnya sistem transaksi yang namanya Hawala itu.

Tetapi saat ini kerjasama atau kordinasi kita dengan aparat penegak hukumnya kan sudah semakin baik, jadi bukan berarti kita tidak bisa menangani ini semua. Misalnya, dalam CBCC ini, sekarang kita kan sudah bekerja sama dengan Bea Cukai kan untuk mengantisipasi itu. saya kira akhir-akhir ini kita semakin meningkatkan pengawasan kita. Contohnya Bank Indonesia (BI) itu juga sudah mengatur ketat KUVA, Bank Indonesia itu sudah mengeluarkan peringatan bahwa semua KUVA harus mempunyai izin, dan harus melaksanakan usahanya itu sesuai dengan ketentuan BI.

Dengan maraknya aksi tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait narkoba, pesan apa yang sebenarnya ingin Anda sampaikan?

Dalam tindak kejahatan pencucian uang, secara umum tentu bahwa polanya itu memang semakin canggih, oleh karena itu kita sendiri juga harus lebih rajin dalam mempelajari atau melaksanakan riset terhadap tipologi dari kejahatan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) baik itu korupsi, narkoba, tindak kejahatan pajak juga, karena itu termasuk risk assesment kita.

Ada tiga kejahatan besar dari kejahatan pencucian uang itu, dari 26 tindak kejahatan asal pencucian uang itu ada tiga bentuk kejahatan, yaitu korupsi, narkoba dan perpajakan. Jadi, kita selalu melakukan riset apa-apa yang menjadi modus, dan apa yang menjadi tren mereka itu, kami punya direktorat khusus dalam mempelajari transaksi yang biasa digunakan oleh mereka.

PPATK secara rutin melakukan riset analisis strategis dan tipologi untuk memetakan tren-tren baru yang mungkin muncul ke depannya. Dengan analisis ini dapat membantu PPATK dan stakeholders dalam mengantisipasi adanya tren baru yang akan muncul saat ini.

TERKAIT
TERPOPULER
TUTUP