TUTUP
TUTUP
WAWANCARA
ANALISIS
Bisnis Apa Saja di Indonesia Pasti Untung
Tak mau berpuas diri sebagai artis, Dian kini jadi pengusaha digital.

Susun Strategi

Seperti apa strategi dan business plan Fame A Trip?

Internal kita sudah punya quick win, sudah punya strategi jangka panjang, jangka pendek. Yang paling darurat yang mana. Tentunya kita enggak bisa share di sini. Tapi kita semua berlima sangat semangat banget dan optimis melihat perkembangan ke depannya. 

So far dari pertama kita buka sampai sekarang alhamdulillah secara client based maupun secara banyaknya fotografer yang kita engage itu responsnya positif semua dan kita bahkan dua kali lipat lebih besar daripada target kita. Jadi optimis banget. Kita alhamdulillah bisa jalan lebih bagus daripada yang kita harapkan dan kita akan mempertahankan ini dengan kinerja yang sangat baik lima sampai 10 tahun ke depan. 

Bagaimana pendekatan Frame A Trip ke customer?

Strategi kita memasarkan produk kita sangat tidak sporadis. Kita sudah sangat melakukan pemetaan. Jadi tipe-tipe market kita biasanya pengguna social media. Otomatis kita promosinya lewat social media. Tipe-tipe orang yang menggunakan servis kita adalah orang yang dekat dengan teknologi, sehingga marketing kita lewat jasa-jasa, media-media yang ada di teknologi. Ya ini seperti VIVA.co.id. Bukan konvensional media. Kalau konvensional media kan printed, tv. Terus terang itu lebih mass. 

Sementara kita mau lebih efektif saja karena pengguna jasa kita yang memang suka travelling. Biasanya update dengan informasi terkini. Digital. Jadi kita menggunakan media-media yang lebih digital. 

Dari mana dana atau funding untuk membangun Frame A Trip? Apakah Anda salah satu penyandang dananya?

Jadi begini, sekarang kan kita berlima. Pada saat ini, kita berlima masing-masing urunan untuk bisa mengumpulkan modal untuk startup ini. Jadi benar-benar kita,'Segini, segini. Oke'. Jadi kita capital call berlima ini para founder

Tapi kita tidak menutup kemungkinan adanya bekerjasama dengan investor di luar kami berlima. Karena kita tahu untuk mengejar target yang sangat besar ini kita perlu modal yang sangat besar untuk bisa penetrasi market lebih besar lagi. 

Pada saat ini, kita masih mau bikin kita bagus dahulu sehingga pada saat nanti ada investor masuk pun kita punya valuation yang cantik bahwa business model kita jalan dan ada revenue.

Apakah itu semua sudah terjadi, revenue selama hampir setahun ini?

Alhamdulillah-nya satu tahun ini target-target dalam hal customer, dalam hal kita penetrasi, engagement kepada rekan-rekan fotografer kita maupun returning customer target kita rata-rata kita exceeding our expectation.

Jadi enggak jarang beberapa poin yang kita jadikan target itu sudah dua kali lipat daripada target kita. Jadi alhamdulillah banget. Bagus banget. Kita juga sangat kaget ternyata sebagus ini. Jadi kita semangat. Semoga bisa mempertahankan ini selama lima tahun ke depan. Kalau kita bisa mempertahankan ini, kita kayaknya punya optimisme bisa terwujud.

Berdasarkan pengalaman mengelola startup selama hampir setahun, apakah startup Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri? 

Saya rasa itu sesuatu yang sangat optimistis. Kita juga optimistis bisa melakukan itu karena sebenarnya kita lihat SDM Indonesia enggak kalah jago, enggak kalah keren dari SDM luar. Dan itu tadi kita kan sempat membahas mengenai populasi kita yang merupakan demographic bonus kita. Jadi penetrasi digital di Indonesia lumayan besar. 

Cuma kan yang yang menjadi concern sekarang bukan berapa banyak orang yang menggunakan media digital, tapi justru seberapa dewasanya pengguna-pengguna itu. Soalnya enggak semuanya bisa menggunakan keunikan-keunikan media digital ke tahap yang maksimal. Jadi enggak bisa dimaksimalkan. Informasi dapat banyak, cuma kayak enggak bisa di-filter. Baca banyak, tapi yang sampah juga dibaca. 

Apakah startup Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri? Definitely bisa. Tinggal bagaimana caranya kita banyak mengedukasi pengguna startup ini. Para pengguna media dan aplikasi ini untuk semakin dewasa dan memaksimalkan kegunaannya. (ren)
 

TERKAIT
TERPOPULER
TUTUP